Fokus Dan Rileks Jelang Laga Internasional
15 February 2011 - dibaca 4,409 kali
Datang ke Nagai Stadium, Osaka (2/3) mendatang, bisa jadi adalah langkah penting Arema di ajang AFC Champions League (LCA). Karena itulah Miroslav Janu mewanti-wanti skuadnya untuk rileks dan tetap fokus, jelang laga pertama Singo Edan di kancah internasional musim ini.
Seperti biasa, pelatih sekaligus manajer tim Arema itu menanggapi biasa saja pertanyaan wartawan seputar persiapan timnya menghadapi Cerezo Osaka, tim yang finish di urutan ke-3 table J-League yang telah berakhir.
“Persiapan kita seperti laga lainnya. Kita main bagus di ISL, kita akan coba maksimal di LCA nanti. Persiapan tim biasa-biasa saja. Lawan memang beda kualitas dengan tim Indonesia. Mau apa lagi, kita tidak bisa persiapan lebih bagus lagi seperti sekarang ini.”
Dengan persiapan tim yang memang apa adanya, bisa jadi Miro tetap memandang realistis kans Singo Edan untuk bisa bicara di level Asia. Meski seperti yang telah diketahui, adaptasi anak-anak didiknya mulai tampak pada permainan Arema. Sebuah progress positif bagi juara bertahan ISL yang didukung ekspektasi tinggi suporter.
Skuad Arema bermaterikan empat legiun asing, Roman Chmelo, Esteban Guillen, Noh Alam Shah dan Ridhuan Muhamad, ditambah 24 pemain lokal yang sudah resmi didaftarkan, diantaranya adalah Achmad Kurniawan, Kurnia Meiga, Aji Saka, Leonard Tupamahu, Purwaka Yudhi, Beny Wahyudi, Waluyo, Irfan Raditya, Yongki Aribowo, Ahmad Bustomi, Hermawan, Juan Revi, Tomy Pranata, TA Musafri dan Sunarto.
Dengan komposisi pemain yang kian matang memperagakan gaya permainan spartan ala Miro tersebut Arema akan melakoni pertandingan LCA grup G bersama wakil Jepang Cerezo Osaka, wakil Korea, Jeonbuk Hyundai Motors dan wakil China, Shandong Luneng FC. Usai away ke Jepang, Alam Shah dkk dijadwalkan menjamu Jeonbuk Hyundai Motors di Kanjuruhan, 16 Maret nanti. (onn/inb/ale)

Salah satu sesi latihan Arema di Gajayana. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
“Persiapan kita seperti laga lainnya. Kita main bagus di ISL, kita akan coba maksimal di LCA nanti. Persiapan tim biasa-biasa saja. Lawan memang beda kualitas dengan tim Indonesia. Mau apa lagi, kita tidak bisa persiapan lebih bagus lagi seperti sekarang ini.”
Dengan persiapan tim yang memang apa adanya, bisa jadi Miro tetap memandang realistis kans Singo Edan untuk bisa bicara di level Asia. Meski seperti yang telah diketahui, adaptasi anak-anak didiknya mulai tampak pada permainan Arema. Sebuah progress positif bagi juara bertahan ISL yang didukung ekspektasi tinggi suporter.
Skuad Arema bermaterikan empat legiun asing, Roman Chmelo, Esteban Guillen, Noh Alam Shah dan Ridhuan Muhamad, ditambah 24 pemain lokal yang sudah resmi didaftarkan, diantaranya adalah Achmad Kurniawan, Kurnia Meiga, Aji Saka, Leonard Tupamahu, Purwaka Yudhi, Beny Wahyudi, Waluyo, Irfan Raditya, Yongki Aribowo, Ahmad Bustomi, Hermawan, Juan Revi, Tomy Pranata, TA Musafri dan Sunarto.
Dengan komposisi pemain yang kian matang memperagakan gaya permainan spartan ala Miro tersebut Arema akan melakoni pertandingan LCA grup G bersama wakil Jepang Cerezo Osaka, wakil Korea, Jeonbuk Hyundai Motors dan wakil China, Shandong Luneng FC. Usai away ke Jepang, Alam Shah dkk dijadwalkan menjamu Jeonbuk Hyundai Motors di Kanjuruhan, 16 Maret nanti. (onn/inb/ale)
0 komentar:
Posting Komentar